WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa capaian timnya meraih empat gelar Liga Primer Inggris secara beruntun merupakan prestasi luar biasa yang semakin membanggakan.
Dominasi City dari musim 2020 hingga 2024 disebut sebagai pencapaian yang belum pernah terjadi dalam sejarah kompetisi.
Baca Juga:
Gol Telat Gruda Bawa Brighton Tumbangkan Manchester City 2-1 di Amex Stadium
Guardiola menuturkan bahwa keberhasilan mempertahankan gelar bukan hal mudah, sekaligus membuktikan konsistensi tim dalam menghadapi persaingan ketat setiap musim.
“Tentu saja, itulah mengapa kami ingin tetap di sana,” ujarnya dilansir laman MCFC Official, Sabtu (29/11/2025).
Ia menambahkan bahwa City tetap mampu bersaing di papan atas meski tekanan untuk mempertahankan gelar semakin besar. “Kami ada di sana,” kata pelatih asal Spanyol tersebut.
Baca Juga:
24 Tahun, 300 Gol: Haaland Jadi Striker Paling Mematikan Abad Ini
Terkait dinamika skuad, Guardiola menegaskan dirinya memegang kendali penuh dalam manajemen pemain.
“Saya bertanggung jawab ketika saya merekrut 10 pemain baru,” ucapnya.
Ia memahami risiko dari setiap keputusan transfer.
“Saya tahu konsekuensinya akan buruk,” ujarnya.
City dijadwalkan menghadapi Leeds United pada Sabtu (29/11) malam WIB.
Laga ini menjadi kesempatan bagi The Citizens untuk bangkit setelah menelan dua kekalahan beruntun. Guardiola mengaku tetap percaya pada kualitas seluruh pemainnya.
“Pendapat saya tentang mereka sangat tinggi,” katanya.
Meski demikian, ia tidak menampik pernah melakukan kesalahan dalam menentukan komposisi tim.
“Saya hanya belajar bahwa saya membuat kesalahan,” ujarnya. Guardiola menyebut tim harus kembali fokus pada hal-hal fundamental untuk mengembalikan performa terbaik. “Cukup agresif untuk memenangkan duel,” ucapnya.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada para suporter yang terus memberikan dukungan tanpa henti.
“Mereka sudah berada di stadion ini selama bertahun-tahun,” ujarnya.
Untuk menghormati dukungan tersebut, Guardiola menekankan pentingnya tampil lebih baik dan lebih tenang.
“Kami harus melakukan yang lebih baik,” ucapnya.
Pengalamannya saat menangani Barcelona juga mengajarinya bahwa perbaikan berkelanjutan menjadi kunci kesuksesan jangka panjang.
Karena itu, City bertekad kembali ke jalur kemenangan dan menjaga tradisi tampil dominan di kompetisi domestik.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]