“Aku harus melihat siapa mereka,” kata Pep.
Penilaian yang ia lakukan tidak semata-mata berfokus pada kualitas teknis, tetapi juga mencakup aspek mental, kedewasaan, serta cara pemain merespons tekanan pertandingan.
Baca Juga:
Datangkan Semenyo dan Guehi, Manchester City Dinilai Sukses di Jendela Transfer
Guardiola menekankan pentingnya observasi langsung terhadap pemain muda, baik dalam sesi latihan maupun saat pertandingan resmi.
“Jika saya tidak dalam kondisi baik, saya punya asisten pelatih,” ucapnya. Hal ini menunjukkan proses evaluasi tetap berjalan secara menyeluruh melalui tim pelatih.
Laga melawan Exeter menjadi peluang berharga bagi sejumlah pemain muda, termasuk Antoine, untuk menunjukkan kualitasnya.
Baca Juga:
Erling Haaland Resmi Jadi Pencetak 100 Gol Tercepat Sepanjang Era Liga Inggris
Guardiola mengibaratkan kesempatan tersebut sebagai tantangan nyata yang harus dijawab dengan performa di lapangan.
Menurutnya, cara terbaik bagi pemain akademi untuk berkembang adalah dengan merasakan langsung atmosfer sepak bola senior.
Mereka dituntut menghadapi tekanan, tanggung jawab, serta persaingan yang tidak ditemui di level junior.