“Bermain melawan Exeter, di depan penonton, itulah cara yang benar,” kata Guardiola.
Ia menilai pengalaman bertanding di hadapan publik jauh lebih bermakna dibandingkan sekadar berlatih atau bermain melawan sesama pemain muda.
Baca Juga:
Datangkan Semenyo dan Guehi, Manchester City Dinilai Sukses di Jendela Transfer
Walaupun kemampuan teknis para pemain akademi dinilai sudah memadai, pengalaman kompetitif tetap menjadi faktor penentu.
“Semua akademi memilikinya, ada begitu banyak talenta Inggris,” ujarnya.
Guardiola menyoroti bahwa tantangan terbesar bagi pemain muda adalah kurangnya lingkungan kompetitif yang sesungguhnya.
Baca Juga:
Erling Haaland Resmi Jadi Pencetak 100 Gol Tercepat Sepanjang Era Liga Inggris
Oleh karena itu, laga Piala FA seperti ini dinilainya sangat penting untuk menguji kematangan mental dan kesiapan mereka.
Ia juga menekankan perbedaan motivasi antara pemain muda City dan pemain lawan.
Menurut Guardiola, pemain Exeter datang dengan tanggung jawab besar dalam hidup mereka, bahkan diibaratkan seperti seorang ayah dengan tiga anak yang harus berjuang untuk keluarganya.