WahanaNews.co| Hector Bellerin mengutuk perlakuan berbeda terhadap perang yang terjadi antara Rusia-Ukraina dengan perang di Timur Tengah seperti Palestina, Yaman dan Irak.
Perang antara Rusia-Ukraina hingga saat ini masih terus berlangsung sejak pecah akhir Februari lalu.
Baca Juga:
Moskow Panik, Ukraina Hancurkan Gudang Rudal Rusia
Ratusan hingga ribuan korban pun berjatuhan dan jutaan warga mengungsi untuk mencari tempat yang aman.
Dunia, khususnya Eropa, pun bersimpati dengan kondisi yang disebabkan oleh seruan invasi oleh Vladimir Putin itu.
Namun Bellerin mempertanyakan kenapa Perang Rusia-Ukraina yang baru-baru ini terjadi lebih banyak mendapat perhatian.
Baca Juga:
Rusia Hujani Drone Ukraina, 77 Pesawat Nirawak Ditembak Jatuh dalam Semalam
Padahal sebelumnya banyak perang di Timur Tengah seperti Palestina, Yaman dan Irak yang justru seperti dibungkam.
"Saya merasa cukup suram melihat bagaimana kami begitu tertarik pada perang ini, tetapi ada yang lain yang tidak kami pedulikan," kata Bellerin dikutip dari Marca, Kamis (24/3/2022).
"Saya tidak tahu apakah itu karena itu dapat memengaruhi kita secara lebih ekonomi atau dalam hal pengungsi, tetapi perang di Palestina telah dibungkam dan tidak ada yang membicarakannya," lanjutnya.