SEAMMYS 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat penting dari negara-negara Asia Tenggara.
Di antaranya Menteri Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Brunei Darussalam Dato Nazmi Mohamad, Menteri Olahraga Filipina Jhon Patrick Gregorio, Ketua Komisi Pemuda Nasional Filipina Joseph Francisco Jeff Ortega, Menteri Kebudayaan, Komunitas, dan Pemuda Singapura David Neo, serta Menteri Pemuda, Olahraga, Seni, dan Kebudayaan Timor-Leste Nelyo Isaac Sarmento.
Baca Juga:
Tiga Medali dari Panjat Tebing Antar Indonesia Finis ke-11 di Asian Beach Games 2026
Selain itu, hadir pula delegasi dari Kamboja, Malaysia, Myanmar, Republik Demokratik Rakyat Lao, Thailand, dan Vietnam.
Pertemuan tingkat kawasan tersebut menghasilkan kesepakatan penting berupa Deklarasi Bali yang disetujui seluruh negara peserta.
Deklarasi ini menjadi pijakan bersama dalam memperkuat peran olahraga dan kepemudaan sebagai instrumen pembangunan kawasan Asia Tenggara yang inklusif, damai, dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Diduga Pemilik SPBU 24.361.51 Nusa Indah Ikut Serta Melangsir BBM Solar Bersubsidi
Dalam poin pertama Deklarasi Bali, negara-negara Asia Tenggara menyepakati bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam memperkuat perdamaian, persatuan kawasan, pembangunan berkelanjutan, hingga meningkatkan visibilitas internasional Asia Tenggara.
Negara-negara peserta juga berkomitmen memperkuat kerja sama olahraga untuk mendorong solidaritas dan saling pengertian antar masyarakat kawasan.
Poin kedua menekankan pentingnya penguatan sistem olahraga prestasi tinggi melalui pembinaan atlet, pengembangan kepelatihan, ilmu keolahragaan, dan identifikasi bakat.