Negara-negara peserta juga mengakui pentingnya ajang multi-cabang seperti SEA Games sebagai bagian dari pembinaan atlet menuju kompetisi internasional yang lebih tinggi.
Pada poin ketiga, forum ini mendorong pendekatan kolaboratif dan pertukaran informasi terkait penyelenggaraan ajang olahraga internasional besar guna memperkuat kapasitas kawasan Asia Tenggara.
Baca Juga:
Tiga Medali dari Panjat Tebing Antar Indonesia Finis ke-11 di Asian Beach Games 2026
Selanjutnya, poin keempat menegaskan bahwa partisipasi olahraga memiliki nilai penting dalam mendukung kesehatan masyarakat, pengembangan bakat, serta memperkuat toleransi, rasa hormat, dan integrasi sosial di kawasan.
Sementara itu, poin kelima menyoroti pentingnya pemberdayaan generasi muda melalui kemitraan yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan agar pemuda dapat berkontribusi dalam menciptakan perdamaian, toleransi, inklusivitas, dan pembangunan berkelanjutan.
Adapun poin keenam menegaskan pengakuan terhadap pemuda sebagai penggerak utama inovasi dan ketahanan masa depan Asia Tenggara.
Baca Juga:
Diduga Pemilik SPBU 24.361.51 Nusa Indah Ikut Serta Melangsir BBM Solar Bersubsidi
Negara-negara peserta menyatakan komitmen untuk memberdayakan pemuda, termasuk kelompok rentan, melalui olahraga dan kebijakan yang mampu menumbuhkan pola pikir kritis serta keterlibatan yang bertanggung jawab di era digital.
Melalui SEAMMYS 2026 dan lahirnya Deklarasi Bali, Indonesia dinilai berhasil memperkuat posisinya sebagai motor penggerak kerja sama kepemudaan dan olahraga di Asia Tenggara, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas demi menciptakan generasi muda kawasan yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing global.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.