WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pemerintah negara-negara anggota ASEAN bersama perwakilan pemuda dan pejabat terkait menggelar pertemuan strategis di Manila, Filipina, pada Kamis (9/4/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Sekretariat ASEAN ini membahas dua agenda utama, yakni evaluasi akhir (End-Term Review) ASEAN Work Plan on Youth 2021–2025 serta workshop finalisasi ASEAN Work Plan on Youth 2026–2030.
Baca Juga:
Perekonomian Nasional Akhir Tahun 2025 Terjaga Tetap Resilien
Sebagai bagian dari komitmen terhadap penguatan peran generasi muda di kawasan, Indonesia mengirimkan delegasi yang terdiri dari tenaga ahli untuk memastikan kepentingan pemuda nasional terakomodasi dalam kebijakan regional.
Delegasi Indonesia diwakili oleh Esa Sukmawijaya selaku Asisten Deputi Pengembangan Kepemudaan Global dan Elvi Susanti, Analis Kebijakan Ahli Madya Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Partisipasi delegasi Indonesia merupakan bentuk diplomasi pemuda dalam mengawal arah kebijakan agar sejalan dengan visi pembangunan pemuda nasional.
Baca Juga:
Anwar Ibrahim Tegaskan Netralitas Malaysia sebagai Ketua ASEAN 2025 dalam Konflik Kamboja–Thailand
Forum tingkat regional ini secara resmi dibuka oleh Chairperson sekaligus CEO National Youth Commission (NYC) Filipina, Joseph Francisco Ortega.
“Peran pemuda sangat penting dalam menghadapi tantangan global, khususnya krisis energi yang saat ini melanda dunia. ASEAN harus tampil solid, untuk itu," ujar Ortega.
Ia juga menekankan pentingnya kontribusi para pemangku kebijakan kepemudaan di ASEAN dalam merumuskan arah kebijakan yang tepat.