Berdasarkan data evaluasi yang dipaparkannya, tingkat akurasi keputusan wasit di Super League dan Championship sebenarnya menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.
Meski demikian, Komite Wasit dan Departemen Wasit PSSI tetap melakukan evaluasi berkelanjutan guna memperbaiki berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan dalam kinerja para pengadil lapangan.
Baca Juga:
Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih Baru, Kontrak Empat Tahun
Ketua Departemen Wasit PSSI Pratap Singh juga menilai peningkatan kualitas wasit di Indonesia harus dimulai dari penguatan kondisi fisik.
"Wasit yang baik adalah dia yang terus berlari mengikuti setiap momen di pertandingan," ujar Singh.
Menurutnya, keterlambatan posisi wasit dalam melihat sebuah insiden sering kali berujung pada keputusan yang kurang akurat.
Baca Juga:
PSSI Resmi Hentikan Kerja Sama dengan Indra Sjafri Usai Timnas U-22 Gagal ke Semifinal SEA Games
"Jika wasit terlambat dalam melihat suatu insiden di lapangan, keputusan yang dibuat akan cenderung tidak tepat," katanya.
Ia menambahkan bahwa kondisi fisik wasit idealnya harus setara dengan kebugaran para pemain profesional agar mampu mengikuti dinamika pertandingan secara optimal.
Singh menekankan bahwa dengan kebugaran yang baik, wasit dapat berada di posisi yang tepat sehingga keputusan yang diambil menjadi lebih akurat.