Sementara itu, Ogawa menegaskan pihaknya tetap terbuka terhadap kritik publik dan akan terus melakukan pembenahan terhadap kualitas perwasitan di Indonesia melalui program pembinaan berkelanjutan.
Ia mengakui bahwa meskipun banyak keputusan wasit sebenarnya sudah tepat berdasarkan data evaluasi, keputusan tersebut tidak selalu dapat memuaskan semua pihak yang terlibat dalam pertandingan.
Baca Juga:
Old Star Tanjung Enim Bukit Asam Juara U-42 Kapolres Cup Pagar Alam 2025
Sebagai bagian dari upaya modernisasi sistem perwasitan, PSSI melalui Komite Wasit dan Departemen Wasit juga mengembangkan platform digital bernama REFER.
Sistem tersebut dirancang untuk mengintegrasikan proses evaluasi, administrasi penugasan, serta program edukasi wasit guna memperkuat transparansi dan profesionalisme dalam manajemen perwasitan.
Dengan sistem digital tersebut, PSSI berharap standar akuntabilitas dan kualitas penunjukan wasit di lapangan dapat terus meningkat seiring perkembangan sepakbola nasional.
Baca Juga:
Wakil Bupati Paluta Resmi menutup turnamen sepak bola Elang Sakti.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.