"Saya juga menyampaikan pesan dari Pak Menteri agar ini tidak terbatas hanya tandatangan. Usai ini dilanjutkan dengan program kerja yang lebih konkret lagi. Tujuannya adalah lebih memberdayakan industri alat olahraga nasional baik untuk pertandingan-pertandingan yang ada di dalam negeri maupun yang ada di luar negeri," tuturnya.
Ia menambahkan bahwa sektor industri manufaktur nasional, termasuk industri olahraga, saat ini masih menunjukkan ketahanan yang baik dan berada dalam fase ekspansi meskipun di tengah dinamika geopolitik global yang tidak menentu.
Baca Juga:
Indonesia Raih 1 Emas dan 2 Perak dari Panjat Tebing di Asian Beach Games 2026
"Jadi kita harus memanfaatkan pasar kita yang luar biasa besar, dimana Mens sana in corpore sano agar tidak hanya menjadi slogan tetapi bisa menangkap semboyan yang ada ini untuk kemajuan industri alat olahraga kita," imbuh Reni.
Menurutnya, industri alat olahraga nasional memiliki potensi besar yang terus berkembang.
Dalam lima tahun terakhir, sektor ini mencatatkan surplus neraca perdagangan, bahkan pada tahun 2025 mengalami pertumbuhan ekspor sebesar 5 persen dengan penetrasi ke pasar utama seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, dan Belanda.
Baca Juga:
Kemenpora Matangkan Regulasi Kepemudaan dan Olahraga Demi SDM Berdaya Saing
"Kita juga masih punya pasar di ASEAN yang saya harapkan kita bisa mengisinya. Namun kita juga punya tantangan dimana ternyata produk dalam negeri ini belum sepenuhnya digunakan dicabor tertentu maupun di masyarakat itu sendiri, ini yang perlu kita gali," ujarnya.
Lebih lanjut, Reni berharap kerja sama ini dapat mendorong peningkatan penggunaan produk lokal melalui pembinaan yang terintegrasi antara kedua kementerian, dimulai dari sektor olahraga masyarakat hingga ke olahraga prestasi.
"Dengan adanya PKS ini kami harap pembinaan yang kami lakukan langsung disambut Kemenpora dengan mengoptimalkan penggunaan dari produk yang dihasilkan. Kami akan menyasar olahraga masyarakat dahulu kemudian pembinaan secara kolaborasi untuk menyasar olahraga-olahraga prestasi. Semoga kerja sama ini menjadi langkah konkret kita memperkuat industri olahraga nasional, meningkatkan penggunaan produk dalam negeri serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global," pungkas Reni.