Lebih lanjut, Okto menyebutkan bahwa sinergi kuat antara pemerintah dan gerakan Olimpiade Indonesia merupakan fondasi utama dalam diplomasi olahraga nasional.
Kolaborasi yang solid ini menjadi bukti nyata keseriusan Indonesia dalam menjadikan olahraga sebagai instrumen diplomasi global sekaligus sarana memperkuat posisi bangsa di dunia internasional.
Baca Juga:
Prestasi Cemerlang! Pencak Silat Jadi Pembuka Emas Indonesia di AYG Bahrain
Ia menambahkan, pencak silat merupakan contoh konkret bagaimana olahraga prestasi, budaya, dan identitas bangsa dapat berjalan beriringan dan saling menguatkan.
“Hal ini memperkuat posisinya sebagai warisan yang layak diakui dunia,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden AIMS Stephan Fox menyoroti peran strategis NOC Indonesia dalam percaturan olahraga dunia, khususnya melalui kepemimpinan para tokohnya di berbagai level organisasi internasional.
Baca Juga:
Kejuaraan PSHT Cup Memperebutkan Piala Bupati Tapteng, Memperkuat Ekosistem Pencak Silat
Ia memberikan apresiasi atas kontribusi aktif NOC Indonesia dalam mendorong pengembangan olahraga global.
Fox secara khusus menyinggung kepemimpinan Raja Sapta Oktohari sebagai Presiden NOC Indonesia serta Erick Thohir yang menjabat sebagai Anggota International Olympic Committee (IOC) sekaligus Menteri Olahraga.
“Kolaborasi ini mencerminkan kerja sama kuat antara gerakan Olimpiade dan pemerintah Indonesia,” katanya.