Keduanya bahkan mengaku tidak
memikirkan strategi khusus melawan Choi/Seo yang selalu menyulitkan.
Mereka fokus pada kesiapan
masing-masing.
Baca Juga:
Prabowo Isyaratkan Penghargaan Bonus Atlet di Asian Games Berpotensi Lebih Besar
"Secara rekor, pertemuan kami memang kalah dari pasangan Korea, tapi kita tidak
mau melihat ke sana. Sekarang saya rasa siapa yang siap, dia yang akan
menang," sahut Hendra.
"Setiap lawan punya pola
permainan sendiri, jadi cara melawannya pun berbeda-beda. Strateginya kita
diskusi dengan pelatih. Tetapi belum sampai sana, belum memikirkan lawan Korea
bagaimana nanti. Kita mau fokus dulu untuk kesiapan masing-masing,"
sambung Ahsan.
Hendra/Ahsan memiliki pengalaman pahit
setelah gagal lolos grup pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016.
Baca Juga:
Kunjungi KONI Pusat, Erick Thohir Tekankan Pentingnya Kolaborasi Menuju PON hingga Olimpiade
Pada Olimpiade kali ini mereka ingin
fokus poin demi poin.
"Setiap kemenangan, setiap poin
akan sangat berarti. Semua lawan merata. Jadi bisa saja faktor penentunya nanti
hitungan poin," ungkap Ahsan.
"Kami mau lebih fokus, step by step, satu pertandingan ke
pertandingan lain. Main lebih berani dan lebih yakin lagi," tambah Hendra.