Kebijakan Presiden Donald Trump mencakup larangan penuh atau sebagian terhadap lebih dari 30 negara, termasuk Iran, Haiti, Pantai Gading, dan Senegal yang semuanya memastikan lolos ke Piala Dunia 2026.
Walaupun pemain dan staf tim nasional mendapat pengecualian, ribuan pendukung tidak memperoleh perlakuan yang sama.
Baca Juga:
Igor Tudor Dikabarkan Ingin Hengkang, Juventus Terancam Alami Pergantian Pelatih Lagi
Bagi banyak fans, peluang menyaksikan tim nasional mereka berlaga di panggung dunia kini terasa semakin menjauh.
“Kalau AS melarang pengunjung dari negara tertentu, seharusnya mereka tidak setuju menjadi tuan rumah Piala Dunia,” kata suporter Senegal, Djibril Gueye.
Sebagian pendukung seperti Sheikh Sy, yang dikenal selalu mengikuti tim Senegal ke mana pun bertanding, tetap bertekad mencari cara agar bisa masuk ke AS.
Baca Juga:
Sudah Ludes Satu Juta, Tiket Piala Dunia 2026 Diserbu Penggemar dari 212 Negara
Namun, sebagian lainnya, termasuk kelompok suporter perempuan Senegal, memilih menunggu sambil berharap kebijakan tersebut berubah sebelum turnamen dimulai.
Kekhawatiran juga datang dari dalam lapangan, bukan hanya dari tribun penonton.
Pelatih Pantai Gading, Emerse Faé, menyampaikan bahwa kebijakan larangan ini berpotensi merugikan atmosfer pertandingan.