Namun, kombinasi travel ban, ketidakpastian politik, aksi protes, serta kekhawatiran keamanan menjadi sinyal ancaman nyata bagi penyelenggaraan turnamen.
Kondisi ini menjadi ujian serius bagi Amerika Serikat sebagai tuan rumah dalam menjamin rasa aman dan akses yang adil bagi seluruh pendukung.
Baca Juga:
Igor Tudor Dikabarkan Ingin Hengkang, Juventus Terancam Alami Pergantian Pelatih Lagi
Dengan laga pembuka semakin dekat, yakni Haiti vs Skotlandia pada Jumat (13/6/2026), Pantai Gading vs Ekuador pada Sabtu (14/6/2026), Iran vs Selandia Baru pada Minggu (15/6/2026), serta Senegal vs Prancis pada Senin (16/6/2026), ribuan fans di berbagai belahan dunia masih menanti satu kepastian.
Bisakah mereka benar-benar hadir untuk mendukung tim kesayangan mereka di Piala Dunia 2026.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.