Johnson menilai organisasi membutuhkan arah baru dan keselarasan yang lebih kuat demi menghadapi tantangan pada musim depan maupun jangka panjang.
Ia juga menginginkan suasana baru di ruang pelatih dengan menghadirkan kelompok staf yang dinilai lebih segar dan mampu membawa energi berbeda bagi tim.
Baca Juga:
FIFA Pastikan Iran Tetap Jadi Peserta Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
“Ini bukan semata soal perubahan atau masa lalu. Tapi lebih kepada membangun sesuatu untuk masa depan," ujarnya melanjutkan.
Terkait peluang Manny Malhotra, Johnson mengaku masih akan melakukan pembicaraan lebih lanjut sebelum mengambil keputusan final.
Manajemen disebut tidak ingin terburu-buru menentukan sosok pengganti Foote maupun menyusun ulang jajaran staf kepelatihan.
Baca Juga:
Jepang dan China Melaju ke Semifinal Piala Asia U-17 2026, Arab Saudi Tersingkir
Johnson menambahkan bahwa luas atau sempitnya proses pencarian pelatih anyar akan sangat dipengaruhi hasil diskusi dengan Malhotra.
Karena itu, Canucks masih membuka berbagai kemungkinan dalam menentukan arah baru tim.
Di sisi lain, masa depan pelatih kiper Marko Torenius juga masih menjadi perhatian. Torenius diketahui tengah memasuki tahun terakhir dalam kontraknya bersama klub.