Pada masa ketika semangat pelayanan publik masih sangat dekat dengan kehidupan lapangan, seorang aparatur tidak hanya bekerja berdasarkan dokumen. Ketika muncul sebuah masalah, organisasi bergerak untuk mencari akar penyebabnya.
Mengapa produksi menurun?
Baca Juga:
Tingkatkan Produktivitas Kerja, Pemkab Tapteng Gelar Malam Kebersamaan ASN
Mengapa usaha masyarakat tidak berkembang? Mengapa program belum memberikan dampak?
Pertanyaan demi pertanyaan diajukan bukan untuk mencari siapa yang harus disalahkan, tetapi untuk menemukan apa yang harus diperbaiki.
Diskusi, evaluasi, bahkan pembahasan panjang dilakukan sampai ditemukan akar persoalan. Dari situlah lahir solusi. Dan ketika masalah berhasil diselesaikan, muncul sebuah kebahagiaan yang sulit diukur dengan materi :
Baca Juga:
Care Beyond Claim Jadi Langkah Pemkab Sumedang Kurangi Pengangguran dan Ciptakan Wirausaha Baru
Kebanggaan karena pekerjaan kita memberi manfaat: Itulah ruh pengabdian.
Dari “Melaksanakan Tugas” Menuju “Menyelesaikan Masalah”
Tantangan terbesar organisasi modern bukan hanya bagaimana membuat pegawai bekerja, tetapi bagaimana membuat setiap pegawai merasa memiliki misi.