BMKG menjelaskan operasi modifikasi cuaca difokuskan untuk mengurangi dampak hujan lebat yang berpotensi memicu banjir dan bencana hidrometeorologi lainnya di wilayah rawan.
“Jumlah sortie belum bisa ditentukan karena menyesuaikan eskalasi ancaman dan luasan potensi daerah terdampak,” tuturnya.
Baca Juga:
Dua Gelombang Hujan Lebat Mengancam Awal Desember: BMKG Minta Publik Tetap Siaga
Selain dukungan dari BNPB, pemerintah daerah juga turut memperkuat pelaksanaan operasi modifikasi cuaca selama periode ancaman cuaca ekstrem masih berlangsung.
“Mulai besok, BPBD Jawa Barat juga akan mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan OMC di Posko Husein dengan rencana hingga 29 Januari sesuai periode ancaman cuaca ekstrem dari hasil prediksi,” imbuh Budi.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini].
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.