WAHANANEWS.CO - Sejumlah mobil listrik di Indonesia dipastikan bakal mendapat keuntungan besar setelah pemerintah menyiapkan insentif pajak khusus untuk kendaraan listrik berbaterai nikel mulai Juni 2026.
Mobil listrik dengan baterai nikel jenis Nickel Manganese Cobalt (NMC) bahkan berpotensi memperoleh diskon Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah atau PPN DTP hingga 100 persen.
Baca Juga:
Retakan Raksasa di Afrika Masuki Fase Kritis, Samudra Baru Bisa Terbentuk
Kebijakan tersebut diumumkan pemerintah sebagai upaya mendorong penggunaan komponen berbasis nikel yang melimpah di Indonesia.
Mayoritas mobil listrik berbaterai nikel di Indonesia saat ini berasal dari merek non-China, baik yang diproduksi lokal maupun diimpor utuh dari luar negeri.
Baterai NMC sendiri dikenal memiliki kepadatan energi lebih tinggi dibandingkan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang banyak digunakan mobil listrik asal China.
Baca Juga:
Tes Urine Positif Ganja dan Sabu, 31 Wisatawan Pantai Wedi Awu Direhabilitasi
Keunggulan tersebut membuat mobil listrik berbaterai NMC mampu menawarkan jarak tempuh lebih jauh dengan ukuran baterai yang lebih ringkas.
Namun, biaya produksi baterai NMC juga lebih mahal dan proses pembuatannya lebih kompleks sehingga umumnya digunakan pada mobil listrik premium.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyatakan pemerintah akan memberikan insentif kepada 100 ribu mobil listrik mulai Juni 2026.
Skema insentif itu berupa diskon PPN DTP sebesar 40 persen hingga 100 persen.
Mobil listrik yang menggunakan baterai nikel akan mendapatkan diskon PPN paling tinggi, sementara mobil listrik nonnikel mendapat insentif lebih kecil.
Menurut Purbaya, mekanisme pemberian insentif nantinya akan diatur lebih lanjut oleh Kementerian Perindustrian.
Ia menegaskan kebijakan tersebut bertujuan memperkuat pemanfaatan nikel dalam negeri sebagai bagian dari strategi industri nasional.
Berikut daftar mobil listrik berbaterai nikel atau NMC yang saat ini tersedia di Indonesia:
Merek BMW Indonesia menghadirkan model i4, i5, iX1, iX, dan i7.
Merek Hyundai Motors Indonesia memiliki lini Ioniq 5, Ioniq 6, dan Kona Electric.
Kia Indonesia menawarkan EV6 dan EV9 berbaterai NMC.
Sementara Mercedes-Benz Indonesia menghadirkan seri EQB, EQE, EQS, hingga G 580 with EQ Technology.
Selain itu ada pula model lain seperti MG Motor Indonesia Cyberster dan MG4 Max, lini mobil listrik MINI Indonesia, hingga Volvo Cars Indonesia EX30, EX40, dan EC40.
Produsen asal China, XPENG Indonesia, juga tercatat memiliki model X9 LR Pro Plus yang menggunakan baterai NMC.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]