WAHANANEWS.CO, Jakarta - Lampung tinggal selangkah lagi menorehkan sejarah baru di sektor teknologi antariksa melalui peluncuran Satelit Lampung-1 yang dijadwalkan mengangkasa dari laut lepas pantai Shandong, China, pada Rabu (5/8/2026).
Peluncuran Lampung-1 akan menjadi tonggak transformasi digital Provinsi Lampung dengan memanfaatkan teknologi satelit sebagai sumber data untuk mendukung berbagai kebijakan pembangunan daerah.
Baca Juga:
Tragis! Bocah 10 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjerat Tali Ayunan
Satelit Lampung-1 dikembangkan melalui kerja sama Pemerintah Provinsi Lampung dengan perusahaan teknologi antariksa asal China, STAR.VISION.
Kepastian mengenai rencana peluncuran tersebut sebelumnya diumumkan STAR.VISION melalui akun Instagram resminya menjelang pelaksanaan misi.
Perusahaan memperlihatkan roket yang membawa Satelit Kembar Hiperspektral OSE telah diangkut menuju kapal peluncur untuk kemudian bergerak ke titik peluncuran di perairan Shandong.
Baca Juga:
Satelit Lampung-1 Segera Mengorbit, AI dan Big Data Bakal Perkuat Kebijakan Daerah
Misi antariksa tersebut membawa dua satelit utama, yaitu Lampung-1 milik Indonesia dan Samarkand 2028 milik Uzbekistan.
Kedua satelit menjadi bagian dari kerja sama internasional dalam pengembangan teknologi antariksa dan pemanfaatan sistem penginderaan jauh.
Lampung-1 dirancang untuk membantu percepatan pembangunan Provinsi Lampung melalui penyediaan data pada sejumlah sektor strategis.