Specops mengungkapkan bahwa pihaknya telah menganalisis lebih dari 1 miliar password hasil kebocoran sepanjang tahun 2024, yang menunjukkan rendahnya kesadaran terhadap standar keamanan dasar.
“Hasil analisis kami menunjukkan banyak pengguna masih mengabaikan praktik keamanan password, bahkan untuk sistem yang bersifat krusial,” ungkap laporan tersebut pada Rabu (17/4/2025).
Baca Juga:
Panti Rehabilitas Narkoba Sidikalang Disorot, Data Pasien Tidak Transparan
Temuan ini memperlihatkan bahwa kombinasi angka sederhana hingga kata umum masih mendominasi penggunaan password di berbagai platform.
Beberapa pengguna bahkan masih menggunakan kata sandi generik seperti ‘password’ atau variasinya yang sangat mudah ditebak oleh sistem otomatis peretas.
Berikut daftar password yang paling sering digunakan dan mudah dibobol: 123456, 1234, Password1, 12345, P@ssw0rd, password, Password123, Welcome1, 12345678, dan Aa123456.
Baca Juga:
Kasus Rumah Mangkrak Masih Terjadi, FKBI Ingatkan Konsumen Jangan Mudah Percaya Janji Developer Syariah
Penggunaan password tersebut dinilai sangat berisiko karena menjadi target utama dalam berbagai upaya peretasan yang memanfaatkan database kata sandi umum.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.