Beberapa planet dapat terlihat dengan mata telanjang, sementara planet lain memerlukan bantuan teleskop untuk pengamatan yang lebih jelas.
Fenomena ini terjadi akibat posisi orbit planet-planet yang tampak sejajar dari sudut pandang Bumi.
Baca Juga:
Asteroid Raksasa Dekati Bumi 2029, Bisa Dilihat Tanpa Teleskop
Selain empat peristiwa utama tersebut, Februari 2026 juga diramaikan oleh sejumlah fenomena tambahan, seperti konjungsi Bulan dengan beberapa planet serta elongasi maksimum Merkurius.
Peristiwa-peristiwa ini turut menambah daya tarik pengamatan langit malam.
Rangkaian fenomena astronomi tersebut menjadikan Februari 2026 sebagai momen yang tepat bagi masyarakat untuk kembali menikmati keindahan langit malam, sekaligus memperdalam pemahaman mengenai dinamika dan keteraturan pergerakan benda-benda langit di Tata Surya.
Baca Juga:
Viral Cahaya Misterius di Lampung, Diduga Sampah Antariksa Masuk Atmosfer
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.