Perangkat yang menggunakan Snapdragon umumnya diposisikan pada segmen flagship atau menengah atas dengan harga relatif premium.
Sebaliknya, Dimensity hadir dengan performa mendekati flagship namun dibanderol dengan harga lebih terjangkau, menjadikannya pilihan populer di segmen mid-range hingga upper mid-range.
Baca Juga:
AI Geser Pekerjaan Manusia, Ini Profesi yang Paling Terpapar
Sebagai kesimpulan, baik Snapdragon maupun Dimensity sama-sama menawarkan keunggulan di kelasnya masing-masing. Pilihan terbaik tetap bergantung pada kebutuhan dan prioritas pengguna.
Ke depan, smartphone yang dirilis pada tahun 2026 diperkirakan akan semakin memperketat persaingan antara dua raksasa chipset ini.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.