Thailand disebut sebagai target utama malware ini. Namun, penelusuran Kaspersky menunjukkan korban juga ditemukan di Polandia, Malaysia, Indonesia, dan Singapura.
Maka dari itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pengguna agar terhindar dari serangan virus Trojan yang beroperasi di Google Play Store ini. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan:
Baca Juga:
Virus Hanta Mulai Muncul di Indonesia, Ahli Sebut Berpotensi Jadi Endemik
- Berhati-hatilah dengan aplikasi, bahkan dari pasar resmi seperti Google Play dan jangan lupa untuk memeriksa izin mana yang Anda berikan untuk aplikasi yang terpasang - beberapa di antaranya dapat menimbulkan risiko keamanan.
- •Jangan menginstal aplikasi dari sumber pihak ketiga, atau perangkat lunak bajakan. Penyerang menyadari keinginan orang untuk semua hal yang gratis, dan mereka mengeksploitasinya melalui malware yang tersembunyi di crack, cheat, dan mod.
- Jika Trojan terkait terdeteksi di ponsel Anda, segera hapus aplikasi yang terinfeksi dari perangkat Anda, atau nonaktifkan jika sudah diinstal sebelumnya.
Baca Juga:
Vaksin HPV Aman, POGI Sebut Hoaks Soal Kemandulan Tak Berdasar
[Redaktur: alpredo]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.