Menurut pengakuan wanita tersebut, video Margerison memotong ucapannya yang bertanya apa yang dilakukan pria itu di tokonya. Wanita yang telah tinggal di Skye selama 20 tahun itu mengaku menangis saat tahu perbincangannya direkam secara diam-diam dan dipublikasikan di TikTok.
"Anda akan merasa sangat kecil melihat video seperti ini," ucapnya dikutip dari BBC, Selasa (4/8/2026).
Baca Juga:
Jarak Tempuh Baterai Terbatas, Laju Truk Listrik Tanah Air Terganjal
Video lain juga menunjukkan saat Margerison melakukan tur di sebuah kapal feri, MV Loch Seaforth. Ternyata, dia ketahuan diam-diam merekam selama tur hingga akhirnya tur diberhentikan. Pengambilan gambar dan fotografi kini juga telah dilarang selama tur tersebut.
Dia juga dilaporkan melontarkan kalimat bernada seksual hingga kasar kepada sejumlah orang lainnya dalam video yang diunggahnya.
Pihak kepolisian Skotlandia mengonfirmasi adanya pengaduan terkait Margerison. Mereka tengah meninjau rekaman agar dapat memastikan ada atau tidaknya unsur kriminalitas dari aktivitas tersebut.
Baca Juga:
100% Powered by PLN, Pembukaan GIIAS 2026 Berjalan Lancar dengan Pasokan Listrik Andal
Kehadiran kacamata pintar dianggap sebagai terobosan teknologi terbaru. Namun, di sisi lain, hal ini menimbulkan kekhawatiran terkait potensi merekam, menganalisis, dan menyimpan informasi tanpa diketahui, serta masalah privasi.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.