Mampu menilai
kesimpulan-kesimpulan tanpa terbawa oleh perasaan.
Dapat menjadi
orang yang berkomitmen dan berani melibatkan diri dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga:
Dua Madrasah di Subang Terangi Masa Depan Santri Lewat Program Light Up The Dream PLN
Hal ini hanya
mungkin kalau tercipta relasi yang baik antara pendidik dan anak didik.
Relasi guru
dan murid dapat ditinjau dari berbagai segi.
Menurut Earl
V Pullias dan James D Young dalam bukunya, A Teacher Is Many Things,
hubungan itu
sebaiknya adalah hubungan saling percaya.
Baca Juga:
Studi Terbaru Ungkap Olahraga Bisa Bantu Naikkan IQ Anak dan Remaja hingga Rata-rata 4 Poin
Murid percaya
dan hormat pada gurunya karena mereka yakin guru mempunyai budi dan pengetahuan
yang jauh lebih tinggi dari mereka, sebaliknya guru pun percaya bahwa muridnya
mempunyai kemampuan untuk menyerap dan meyakini apa yang diajarkan ibarat
seorang ibu menuntun anaknya yang baru pandai berjalan.
Di bawah
naungan guru yang berwibawa murid merasa aman seperti anak ayam merasa nyaman
di bawah sayap induknya.
Karena itu
guru perlu menyadari bahwa sebagai manusia, murid mempunyai potensi untuk
berbagai kemungkinan.