WahanaNews.co | Pengelola Media Sosial Twitter mengecam Elon Musk yang mengklaim pihaknya mengalami penurunan pemasukan selama Q2 2022.
Pemasukan Twitter selama Q2 2022 turun menjadi USD 1,18 miliar dari USD 1,19 miliar setahun sebelumnya.
Baca Juga:
Banjir Bandang di Aceh-Sumatera, Elon Musk Umumkan Layanan Starlink Gratis Bagi Pelanggan
Penurunan itu, menurut Twitter, terjadi karena diganggu oleh Elon Musk, yang berusaha mengakuisisi Twitter dan kemudian membatalkannya secara sepihak.
Namun memang Twitter tak cuma menyalahkan faktor Musk, melainkan juga adanya masalah di industri periklanan, juga lingkungan ekonomi secara keseluruhan.
Namun Musk tetap disebut sebagai penyebab utama penurunan tersebut, demikian dikutip dari The Verge, Minggu (24/7/2022)
Baca Juga:
Elon Musk Buka Lowongan Gamer Bergaji Miliaran untuk Latih AI xAI
Seperti diketahui, Elon Musk membatalkan pembelian Twitter karena menilai mereka tidak jujur mengenai jumlah akun palsu yang merebak di situsnya yang diiklaim hanya sekitar 5%.
Twitter kemudian menggugat Musk dan memaksanya untuk menyelesaikan akuisisi senilai USD 44 miliar tersebut.
Bahkan Twitter meminta hakim untuk mempercepat jadwal sidangnya, yaitu agar dimulai pada bulan September selama empat hari.