WAHANANEWS.CO, Jakarta - Sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional di tengah tekanan bisnis global, raksasa telekomunikasi asal Swedia, Ericsson, mengumumkan rencana pemangkasan sekitar 1.600 pekerjaan di negara tersebut.
Melansir CNBC Indonesia, dalam pernyataan resminya pada Kamis (15/1/2026), Ericsson menyebut kebijakan tersebut merupakan bagian dari inisiatif global pengendalian biaya, tanpa mengorbankan investasi strategis di bidang teknologi.
Baca Juga:
Menkomdigi Tegaskan Pos dan Telekomunikasi Harus Jadi Fondasi Kedaulatan Bangsa
"Pengurangan staf yang diusulkan adalah bagian dari inisiatif global untuk meningkatkan posisi biaya sambil mempertahankan investasi yang penting bagi kepemimpinan teknologi Ericsson," ujar manajemen Ericsson dalam pernyataannya, seperti dikutip AFP.
Perusahaan menegaskan bahwa sekitar 1.600 posisi berpotensi terdampak dan saat ini telah memulai proses negosiasi dengan serikat pekerja terkait rencana tersebut.
Secara global, Ericsson memiliki lebih dari 90.000 karyawan, dengan sekitar 13.000 di antaranya berbasis di Swedia. Selain pemangkasan tenaga kerja, perusahaan juga menyatakan akan terus menjalankan berbagai inisiatif lain guna meningkatkan efisiensi operasional.
Baca Juga:
Respon Positif Meutya Hafid terhadap XLSmart: Pemerintah Tak Hanya Kasih Izin
Ericsson merupakan salah satu dari tiga penyedia jaringan seluler terbesar di dunia, bersama Huawei dari China dan Nokia dari Finlandia. Pada Oktober lalu, perusahaan melaporkan lonjakan tajam laba bersih kuartal III, meski penjualan tercatat mengalami penurunan.
Ericsson dijadwalkan merilis laporan kinerja keuangan kuartal IV pada 23 Januari mendatang. Menyusul pengumuman rencana efisiensi ini, saham Ericsson tercatat naik sekitar 1,5% pada perdagangan awal di bursa saham Stockholm.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.