WahanaNews.co | Renault sedang pertimbangkan untuk memproduksi mobil listrik di India sebagai salah satu strategi masuk ke pasar yang diperkirakan punya adopsi kendaraan listrik besar di masa depan.
Mobil listrik di India pada tahun lalu cuma 1 persen dari total penjualan mobil baru.
Baca Juga:
Libur Nataru, PLN UP3 Nias Siapkan SPKLU untuk Layani Pengguna Mobil Listrik
Meski demikian pemerintah menargetkan penjualan menjadi 30 persen pada 2030 dan belakangan sudah menarik perhatian berbagai pemasok komponen dengan rencana subsidi.
Berdasarkan sumber Reuters, Renault saat ini sedang melakukan studi atas potensi permintaan, harga dan kemampuan memproduksi mobil listrik menggunakan komponen lokal.
Peluncuran mobil listrik itu disebut bakal terjadi pada akhir 2024.
Baca Juga:
Sambut Nataru, PLN dan Mitra Siapkan 4.514 SPKLU di 2.862 Titik serta 69.000 Personel di 3.392 Posko Nasional, ALPERKLINAS: Mobil Listrik Aman Dibawa Mudik
Kata sumber itu langkah ini menjadi bagian rencana luas Renault buat menghidupkan kembali penjualan di negara yang tetap menguntungkan walau penjualan pada 2022 lebih kecil dari sebelumnya.
Sejauh ini Renault India menolak berkomentar tentang rencana produk tetapi mengatakan perusahaan punya 'fokus kuat pada elektrifikasi global' sebagai bagian strategi CEO Luca de Meo.
India dikatakan sebagai salah satu pasar kunci buat grup.