Sekolah membangun bank mini sekolah yang kini yang mengelola dana puluhan miliar rupiah, lalu masyarakat desa yang susah mengakses pinjaman ke bank --karena butuh agunan-- bisa meminjamnya untuk modal usaha tanpa bunga.
Adapula Gerakan SMK Mbangun Desa di SMKN 1 Panji Situbondo, Jawa Timur.
Baca Juga:
Pj. Kades Hilina'a Buka Suara Dituduh Terlibat Kasus Pembunuhan Siswi SMK Alasa Talumuzoi
Sekolah ini termasuk SMK Pusat Keunggulan, dan lewat pengembangan hotel pendidikan atau edutel, bisa berkontribusi untuk pendapatan desa.
Di sana, para petani juga bisa berkembang karena ikut menyuplai kebutuhan makanan para tamu hotel.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 6 Semarang, Almiati, mengatakan, di kota pun program SMK Mbangun Desa bisa disesuaikan yakni dengan menjangkau masyarakat sekitar.
Baca Juga:
Pemprov Jabar Klarifikasi Soal Perubahan Skor SPMB SMA/SMK “Maung” Jalur Prestasi Non-Akademik
Sekolah mendekati pihak kelurahan di sekitar sekolah dan memetakan kebutuhan masyarakat.
Ternyata, pandemi memukul para ibu-ibu yang mengalami PHK.
Lalu diadakan pelatihan membuat kue, merias, dan menjahit.