Misalnya, area otak yang terkait dengan pemrosesan bahasa, memori, dan emosi cenderung lebih besar pada wanita, sementara area yang terkait dengan persepsi visual-spasial cenderung lebih besar pada pria.
Spesialisasi fungsi ini dapat menyebabkan perbedaan dalam kekuatan dan kelemahan kognitif antara pria dan wanita dalam tugas-tugas tertentu.
Baca Juga:
Brain Rot, Efek Media Sosial yang Bikin Otak Jadi Kendor
Namun, perbedaan ini bersifat rata-rata dan terdapat tumpang tindih yang signifikan antara kedua jenis kelamin.
3. Pengaruh Lingkungan dan Pengalaman Hidup
Faktor-faktor lingkungan dan pengalaman hidup juga memainkan peran penting dalam membentuk kecerdasan dan kemampuan kognitif seseorang.
Baca Juga:
Pikun di Usia 20-an, Bukan Sekadar Lupa Biasa
Stimulasi lingkungan, akses pendidikan, gaya hidup, dan faktor sosial-budaya dapat mempengaruhi perkembangan otak dan kecerdasan.
Penelitian menunjukkan bahwa otak memiliki plasticitas yang tinggi dan dapat beradaptasi dengan lingkungan serta pengalaman baru.
Oleh karena itu, perbedaan kecerdasan antara individu tidak hanya disebabkan oleh faktor biologis seperti ukuran otak, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan pengalaman hidup.