WAHANANEWS.CO, Jakarta - Baru sekitar satu tahun menjabat, Bupati Muara Enim Edison terseret operasi senyap KPK yang digelar di wilayah Muara Enim, Sumatera Selatan.
Bupati Muara Enim Edison diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam operasi tangkap tangan atau OTT di Muara Enim pada Senin (8/6/2026).
Baca Juga:
Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis, THM di Karawang Langsung Disegel Satpol PP
Penangkapan itu membuat profil Edison kembali menjadi sorotan publik, terutama karena ia baru dilantik sebagai Bupati Muara Enim pada 20 Februari 2025.
Berdasarkan informasi dari laman Pemerintah Kabupaten Muara Enim yang dilihat pada Senin (8/6/2026), Edison lahir di Banuayu, Muara Enim, pada 6 Maret 1968.
Edison maju dalam Pilbup Muara Enim periode 2024-2029 melalui Partai NasDem.
Baca Juga:
Bupati Muara Enim Edison Terseret OTT KPK, Dugaan Duit Proyek Pendidikan Mulai Terbongkar
Dalam kontestasi tersebut, Edison berpasangan dengan Sumarni yang merupakan politikus PDI Perjuangan.
Pasangan Edison dan Sumarni kemudian resmi memimpin Kabupaten Muara Enim setelah proses pelantikan pada 20 Februari 2025.
Sebelum masuk ke panggung politik daerah, Edison memiliki latar belakang pendidikan hukum.