WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan akan membentuk dan mengaktifkan Komite Audit sebagai langkah memperkuat upaya bersih-bersih di internal kementeriannya.
Langkah ini diambil menyusul temuan adanya kejanggalan dalam laporan audit, serta indikasi praktik "deep state" di lingkungan Kementerian PU.
Baca Juga:
Menteri Dody Buka-bukaan, Sebut Deep State di Kementerian PU Libatkan Orang Besar
"Oh iya," ujar Dody saat memastikan rencana aktivasi Komite Audit, dikutip Rabu (1/4/2026), melansir CNBC Indonesia.
Ia menegaskan, pembentukan Komite Audit menjadi bagian dari langkah konkret untuk memperbaiki tata kelola dan memastikan proses pengawasan berjalan lebih optimal.
"Tinggal tunggu saja. Nama-namanya saja. Siapa ini. Tinggal saya berikan SK Menteri saja," ucapnya.
Baca Juga:
Genjot Infrastruktur Pendidikan, Sekolah Rakyat Tahap II Ditargetkan Tampung 112 Ribu Siswa
Dody mengatakan, kebutuhan mengaktifkan Komite Audit semakin mendesak seiring adanya indikasi ketidakwajaran dalam proses audit internal yang ditemukannya.
Menurutnya, langkah ini juga menjadi respons atas kondisi internal yang dinilai belum sepenuhnya bersih, sehingga diperlukan penguatan mekanisme pengawasan.
"Oh enggak bersih. Tidak ada. Tidak ada orang bersih. Tapi kan saya bilang tadi. Sebagian besar Kementerian PU itu masih baik. Masih bersih," ujar Dody.
Dody menegaskan, pembentukan Komite Audit menjadi salah satu instrumen penting dalam upaya membersihkan kementerian dari praktik-praktik yang menyimpang.
Ia juga memastikan proses tersebut akan segera berjalan setelah struktur dan susunan anggota Komite Audit ditetapkan melalui keputusan menteri.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.