WahanaNews.co, Jakarta - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengaku belum berdiskusi atau melapor ke Presiden Joko Widodo soal keputusan berkoalisi dengan Partai NasDem, dan menjadi cawapres Anies Baswedan.
Saat ini, PKB merupakan bagian dari koalisi pemerintahan. Sementara Anies dan Nasdem maju di Pilpres 2024 dengan membawa narasi perubahan.
Baca Juga:
Komisi VII DPR Dorong Sinergi Pemerintah dan Swasta Percepat Pengembangan Desa Wisata
"Ya dalam waktu singkat, dua hari memang belum sempat," kata Cak Imin dalam wawancara dengan CNNIndonesia TV, Sabtu (2/9).
Meski demikian, ia mengatakan telah berkomunikasi orang-orang yang mendampingi Jokowi soal keputusan PKB itu.
"Tapi melalui tokoh-tokoh yang dampingi beliau terus komunikasi, supaya tidak terjadi kesalahpahaman," kata dia.
Baca Juga:
PKB Tegaskan Tak Toleransi Kader Terlibat Dugaan Intimidasi terhadap Dokter Icha
Lebih lanjut, ia mengaku telah berkomunikasi dengan Partai Gerindra soal keputusan meninggalkan koalisi.
Selain itu, Cak Imin mengaku pernah berkomunikasi dengan Ketum Golkar Airlangga Hartarto soal kemungkinan PKB keluar dari koalisi.
PKB sebelumnya berada satu koalisi dengan Gerindra, Golkar dan PAN yang mengusung Prabowo Subianto.