“Ini sebagai langkah nyata ormas untuk bergotong royong mendukung dan mengawal program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah,” kata Serian.
Ia mengatakan keterlibatan masyarakat sipil juga dibutuhkan untuk ikut memberikan jawaban terhadap berbagai persoalan dan tantangan yang tengah dihadapi Indonesia.
Baca Juga:
Soal RI Bakal Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia, Purbaya Angkat Suara
“Sekaligus menjawab tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini,” lanjut Serian.
Menurut Serian, organisasi kemasyarakatan yang berhimpun di dalam FORMAS tidak seharusnya hanya menjadi penonton ketika berbagai agenda pembangunan nasional sedang dijalankan.
FORMAS berkomitmen mengambil posisi sebagai bagian dari masyarakat sipil yang aktif menjaga persatuan, menyumbangkan pemikiran konstruktif, serta mengawal implementasi berbagai program pemerintah agar berjalan sesuai tujuan.
Baca Juga:
Di Sibolga-Tapteng, Menu MBG Diduga Berjamur dan Basi
Ketua Umum FORMAS Yohanes Handojo Budhisedjati mengatakan bertambahnya jumlah organisasi anggota membuat barisan masyarakat sipil yang tergabung dalam FORMAS semakin kuat dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Dengan bertambahnya ormas ini menambah semangat perjuangan kami untuk mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah,” ujar Handojo.
Ia menjelaskan FORMAS ingin keterlibatan organisasi kemasyarakatan tidak berhenti pada dukungan, tetapi turut berkontribusi dalam mendorong terwujudnya berbagai agenda yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.