Apalagi, mantan KSAD itu dianggap memiliki karakter agresif yang disukai Jokowi.
“Pak Moeldoko itu bertipe destroyer, ada kecenderungan Jokowi suka. Sama seperti Pak Luhut (Binsar Pandjaitan) yang memiliki karakter serupa,” katanya.
Baca Juga:
Dari Wamenkeu ke Kementerian Lain, Peluang Reshuffle Terbuka
Sedangkan peneliti Lingkar Survei Indonesia, Rully Akbar, memprediksi, Hadi berpeluang masuk dalam kabinet atau jabatan strategis lainnya.
Ini bersamaan dengan reshuffle setelah Partai Amanat Nasional bergabung dalam koalisi pemerintah.
Namun, Rully memprediksi, Jokowi tetap akan merujuk kepuasan publik terhadap kinerja kementerian saat ini.
Baca Juga:
Bahlil Teratas Daftar Reshuffle, CELIOS Rilis Evaluasi Kinerja Kabinet
“Jelang tahun politik, ada kemungkinan evaluasi kinerja capaian performa tekait yang diisi profesional maupun partai politik,” katanya.
Sedangkan Istana menyatakan, Jokowi masih memiliki waktu sebulan ke depan untuk melantik Panglima baru.
Saat ini mereka masih menunggu surat yang berisi persetujuan Andika memimpin TNI dari DPR.