Prestasinya juga menonjol dalam pendidikan kepolisian sebagai lulusan terbaik di berbagai jenjang strategis, mulai dari Tri Sakti Wiratama Emas Akpol, Wiyata Cendikia Terbaik PTIK, hingga lulusan terbaik Sespimmen dan Sespimti Polri.
Kesempatan mengikuti pendidikan internasional seperti Supervisory Criminal Investigator Course di ILEA Bangkok dan program IVLP di Amerika Serikat semakin memperluas perspektifnya dalam menghadapi tantangan keamanan global.
Baca Juga:
47 Jenderal Baru Polri Dilantik, Ini Nama yang Naik Jadi Komjen
Kariernya kemudian memasuki peran strategis nasional, mulai dari Kabagbinops Biroops Polda Sulawesi Tengah, Sekpri Wakapolri Spripim Kapolri, hingga Direktur Kerja Sama Internasional BIN Baintelkam Polri.
“Peran tersebut menempatkannya di simpul penting antara operasional lapangan dan perumusan kebijakan.”
Ia terlibat dalam koordinasi lintas lembaga, penguatan kerja sama internasional, serta pengelolaan isu keamanan yang berdampak luas.
Baca Juga:
Terungkap, BHC dan BHW Ternyata Orang yang Sama di Kasus Air Keras Andrie Yunus
Pada 2025, tepatnya Selasa (15/4/2025), Yade dipercaya mengemban amanah sebagai Asisten Deputi Bidang Koordinasi Kamtibmas di Kemenko Polkam sekaligus mendapat promosi menjadi Brigadir Jenderal Polisi.
Promosi tersebut tercatat sebagai salah satu yang pertama di angkatan Akpol 2000, menandai kepercayaan besar atas kapasitas dan integritasnya.
Sejumlah penghargaan nasional turut mengiringi perjalanan pengabdiannya, mulai dari dua Pin Emas Kapolri, penghargaan Menteri PAN RB atas perintisan wilayah bebas korupsi dan birokrasi bersih melayani, hingga pelayanan publik prima.