WahanaNews.co, Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menyampaikan ucapan selamat kepada Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, H. Afriansyah Noor, atas penganugerahan Honorary Fellow dari ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO).
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) sekaligus Chairman AFEO, Ilham Akbar Habibie, dalam sebuah acara resmi yang digelar di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Baca Juga:
Pastikan Kesiapan Program Magang Nasional, Seskab Teddy Sambangi Kementerian Ketenagakerjaan
KSPSI menilai penghargaan AFEO Honorary Fellow merupakan bentuk pengakuan di tingkat regional atas peran strategis Indonesia, khususnya melalui kepemimpinan Afriansyah Noor, dalam memajukan standar kompetensi, pendidikan vokasi, serta penguatan profesi keinsinyuran di kawasan Asia Tenggara.
“Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan nasional. Hal ini menegaskan komitmen Indonesia dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang adaptif, tersertifikasi, dan diakui lintas negara,” ujar Arnod Sihite, Wakil Ketua Umum KSPSI pimpinan Yorrys Raweyai, Rabu (21/1/2026) di Jakarta.
Lebih lanjut, Arnod Sihite yang juga anggota Lembaga Kerjasama Tripartit Nasional berharap penganugerahan tersebut dapat menjadi momentum untuk mendorong harmonisasi standar kompetensi dan sertifikasi profesi melalui kolaborasi yang erat antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah.
Baca Juga:
FRIC Selalu Mendukung Penuh Program Presiden Prabowo Dalam Mewujudkan Indonesia Maju Indonesia Emas
“Langkah tersebut kami nilai sangat penting untuk meningkatkan daya saing tenaga profesional Indonesia, baik di tingkat regional maupun global,” kata Arnod yang Juga Ketua Umum PPMI KSPSI.
Selain itu, Arnod Sihite meyakini bahwa peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja akan memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan agenda pembangunan ketenagakerjaan.
Ket foto: Acara penyerahan penghargaan tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, jajaran pimpinan PII, Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). [WahanaNews.co/Ist]
Penghargaan Honorary Fellow AFEO diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan keinsinyuran serta peningkatan kualitas sumber daya manusia teknik di kawasan ASEAN.
Acara penyerahan penghargaan tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, jajaran pimpinan PII, Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), tokoh organisasi perempuan, para rektor perguruan tinggi, serta pejabat di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.
Ketua Umum PII, Ilham Akbar Habibie, menegaskan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan kuatnya kolaborasi antara PII dan Kementerian Ketenagakerjaan dalam memperkuat ekosistem keinsinyuran nasional.
Menurutnya, Kementerian Ketenagakerjaan memiliki peran strategis dalam memastikan pengakuan kompetensi tenaga teknik melalui sistem pelatihan vokasi dan standardisasi kompetensi.
Ia menjelaskan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan, melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas serta BNSP, menjadi gerbang utama dalam pengakuan keahlian para insinyur.
Di sisi lain, PII bertanggung jawab mengelola Sertifikasi Insinyur Profesional sesuai dengan Undang-Undang Keinsinyuran. Sinergi kedua lembaga tersebut dinilai krusial agar sertifikat kompetensi memiliki daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.
AHY menambahkan bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak ilmuwan dan insinyur agar berbagai persoalan bangsa dapat diselesaikan melalui solusi yang tepat, inovatif, dan berkelanjutan.
[Redaktur: Amanda Zubehor]