Pemerintah juga terus melakukan evaluasi terhadap kondisi keamanan di wilayah tersebut agar pelayanan penerbangan perintis tetap dapat berjalan.
Selain itu, Kemenko Polkam menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel TNI, Polri, serta unsur terkait yang terlibat dalam proses evakuasi jenazah pilot Nicholas F. Goselin.
Baca Juga:
Komisi X DPR RI Desak Pemerintah Segera Terbitkan SK Panitia Besar PON XXII 2028
Proses evakuasi berhasil dilaksanakan pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIT setelah melalui berbagai pertimbangan keamanan di lokasi kejadian.
Saat ini jenazah telah berada di Rumah Sakit TNI Timika. Selanjutnya, Komando Operasi TNI Habema akan menyerahkan jenazah kepada PT AMA untuk kemudian diterbangkan menuju Jakarta.
Djamari menegaskan pemerintah berkomitmen mengusut tuntas kasus tersebut melalui proses penyelidikan yang menyeluruh.
Baca Juga:
Warga Memintak Pemerintah Pusat Membuka Moratorium Pemekaran Humbang Ibukotanya Siborongborong
Aparat penegak hukum juga didorong untuk mengambil langkah tegas terhadap para pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
"Kemenko Polkam akan terus mendorong proses penyelidikan dan langkah penegakan hukum yang tegas oleh aparat TNI-Polri terhadap pelaku. Sekaligus, mendorong upaya pengamanan penerbangan perintis guna menjamin keselamatan masyarakat dan kelangsungan pelayanan publik," ujarnya menjelaskan.
Pemerintah menilai pengamanan penerbangan perintis di Papua menjadi salah satu prioritas, mengingat layanan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan masyarakat di berbagai wilayah pedalaman dengan pusat layanan kesehatan, pendidikan, logistik, maupun kebutuhan pokok lainnya.