WAHANANEWS.CO, Jakarta -Langkah politik tak biasa ditabuh dari Tulungagung, ketika Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mendorong seluruh kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar di Indonesia benar-benar berfungsi sebagai “rumah rakyat”, bukan sekadar simbol organisasi.
Upaya tersebut disampaikannya usai membuka kegiatan Ramadhan Fest yang melibatkan pelaku UMKM di Kantor DPD Partai Golkar Tulungagung, Jawa Timur, sebagai bagian dari penguatan peran sosial kantor partai di tengah masyarakat.
Baca Juga:
Dugaan Korupsi Rp60,8 Miliar, Tiga ASN Riau Dipanggil KPK
"DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Golkar sedang merancang petunjuk pelaksanaan untuk memanfaatkan secara maksimal kantor-kantor DPD Partai Golkar se-Indonesia. Kami ingin kantor DPD Partai Golkar se-Indonesia betul-betul menjadi rumah rakyat, tempat rakyat menyampaikan aspirasinya, tempat rakyat mengadukan persoalannya, sekaligus tempat rakyat mencari solusi atas persoalan-persoalan yang dihadapi,” kata Sarmuji dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, Ramadhan Fest yang menghadirkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi bukti konkret komitmen partai dalam menjadikan kantor DPD sebagai ruang hidup yang produktif, terbuka, serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Beberapa waktu lalu, ungkapnya, ketika terjadi gejolak sosial di sejumlah daerah, dirinya telah mendeklarasikan agar seluruh kantor Partai Golkar se-Indonesia dibuka sebagai ruang aspirasi publik.
Baca Juga:
MK Minta Revisi Aturan, Wacana Ambang Batas 7 Persen Menguat
"Ruang yang lebar dan besar ini dan hampir semua kantor DPD Partai Golkar cukup luas, harus dimanfaatkan secara maksimal untuk berinteraksi dengan masyarakat dan berkomunikasi secara intens serta mencari solusi atas permasalahan kerakyatan," ujarnya.
Ia menekankan bahwa pemanfaatan Kantor DPD Partai Golkar Tulungagung sebagai rumah rakyat bukan sekadar konsep, melainkan telah diwujudkan melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Beberapa waktu lalu, lanjutnya, di lokasi yang sama telah digelar penyuluhan kesehatan tentang pencegahan kanker serviks, pelatihan perawatan kecantikan, hingga pelatihan memasak yang diikuti warga setempat.
"Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi contoh konkret bagaimana kantor partai dapat difungsikan sebagai ruang edukasi, pemberdayaan, sekaligus peningkatan keterampilan masyarakat," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Sarmuji juga menyoroti keberhasilan program penguatan dan kurasi UMKM yang digagas DPD Partai Golkar Kabupaten Tulungagung sebagai bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi lokal.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya sempat hadir langsung untuk mengkurasi program penguatan UMKM dan peningkatan kualitas para pelaku usaha kecil tersebut.
"Alhamdulillah, sedikit banyak sudah menampakkan hasilnya. Ada beberapa produk yang sudah diminati sampai ke Jakarta dan Surabaya, hasil kurasi UMKM yang diadakan oleh DPD Partai Golkar Kabupaten Tulungagung," ujarnya.
Menurutnya, meski berskala kecil, pelaku UMKM di Tulungagung memiliki potensi besar untuk berkembang dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dalam pemasaran.
"Meski kecil-kecil, dengan memanfaatkan informasi dan teknologi, sampai bisa memasarkan ke mancanegara. Saya meyakini suatu saat nanti ada produk dari Tulungagung bisa sampai ke dunia internasional melalui pemanfaatan informasi dan teknologi," katanya.
Melalui Ramadhan Fest serta penyusunan petunjuk pelaksanaan pemanfaatan kantor DPD tersebut, DPP Partai Golkar berharap seluruh kantor partai di daerah dapat bertransformasi menjadi pusat interaksi sosial, pemberdayaan ekonomi, sekaligus ruang aspirasi yang nyata bagi masyarakat luas.
[Redaktur: Angelita Lumban Gaol]