WAHANANEWS.CO, Jakarta - Ledakan penonton terjadi dalam waktu singkat ketika film horor-komedi terbaru karya Joko Anwar, Ghost in the Cell, melesat menembus lebih dari dua juta penonton hanya dalam 13 hari sejak penayangan perdananya.
Dalam kurun kurang dari dua pekan, film produksi Come and See Pictures tersebut mencatat angka 2.012.571 penonton, menegaskan tren positif perfilman nasional yang kembali bergairah di layar lebar.
Baca Juga:
Joko Anwar Hadirkan Ghost in the Cell, Kisah Napi Hadapi Teror Hantu dan Ketidakadilan
Kabar pencapaian ini diumumkan langsung oleh sang sutradara melalui media sosial pada Rabu (29/4/2026), sekaligus menjadi momen refleksi atas respons publik yang melampaui ekspektasi awal.
“Dengan segala kerendahan hati, terima kasih penonton film Indonesia yang sudah mau menerima Ghost in the Cell,” tulis Joko Anwar.
Sutradara itu juga menegaskan bahwa sambutan hangat tersebut menjadi dorongan bagi timnya untuk terus berkembang dan menghadirkan karya yang lebih matang ke depannya.
Baca Juga:
Film Feel My Voice Raih Pujian, Angkat Dilema Remaja Kejar Mimpi dan Keluarga
“Sambutan yang hangat ini membuat kami bertekad untuk terus belajar,” lanjutnya.
Secara statistik, performa film ini menunjukkan pertumbuhan yang konsisten sejak hari pertama penayangan yang telah mengumpulkan 154.279 penonton, lalu terus meningkat hingga menembus angka jutaan dalam waktu relatif singkat.
Mengusung konsep horor yang dipadukan dengan komedi, film ini menghadirkan pengalaman sinematik yang tidak biasa dengan atmosfer mencekam sekaligus segar dalam satu paket cerita.
Latar cerita berpusat di sebuah lembaga pemasyarakatan fiktif bernama Labuhan Angsana, tempat para narapidana harus menghadapi ancaman supranatural di tengah realitas sistem penjara yang sarat ketidakadilan.
Film ini juga sempat menarik perhatian internasional setelah ditayangkan dalam ajang Berlinale Film Festival 2026, memperkuat posisinya sebagai salah satu karya Indonesia yang mendapat sorotan global.
Deretan aktor papan atas seperti Abimana Aryasatya, Rio Dewanto, Lukman Sardi, Bront Palarae, Tora Sudiro, hingga Aming turut memperkuat daya tarik film ini di layar lebar.
Hingga kini, Ghost in the Cell masih terus diputar di berbagai jaringan bioskop di seluruh Indonesia, dengan tren penonton yang diperkirakan masih akan bertambah dalam beberapa waktu ke depan.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]