Mungkin sekitar lima tahun saya berada di Afghanistan sebelum akhirnya lari ke Indonesia.
Hidup saya pernah terancam ketika menjadi target serangan, tetapi saya tidak bisa mengenali apakah itu adalah ulah Taliban atau kelompok ekstremis lainnya yang tidak suka melihat aktivitas saya.
Baca Juga:
Sesama Pengungsi, Warga Afghanistan dan Ukraina Saling Gusur di Jerman
Jadi apakah Anda pernah hidup di bawah rezim Taliban? Bagaimana mereka memperlakukan kaum minoritas di Afghanistan?
Saya bisa bilang mereka itu kelompok teroris, mereka membunuh orang-orang yang tidak bersalah dengan serangan bom atau serangan bom bunuh diri.
Adik perempuan saya tewas dibunuh oleh serangan bom Taliban.
Baca Juga:
IRAP Serukan Kesetaraan Perlakuan terhadap Pengungsi Afghanistan dan Ukraina
Saat itu dia berusia 19.
Adik saya tewas dalam serangan bom di Provinsi Zabul ketika dia dalam perjalanan hendak mengikuti ujian masuk perguruan tinggi.
Kejadian itu terjadi pada 15 Oktober 2010 akibat bom yang dipasang Taliban di jalanan dan meledak ketika kendaraan yang ditumpangi adik saya lewat dan akhirnya meledak.