WahanaNews.co, Jakarta - Setelah menikmati libur panjang, banyak masyarakat kembali dihadapkan pada rutinitas harian yang padat. Memasuki awal tahun, semangat untuk menjalani aktivitas dengan lebih baik pun kembali tumbuh, termasuk kesadaran akan pentingnya kualitas istirahat. Tak sedikit yang mulai menata ulang rumah maupun ruang tidur demi menciptakan suasana yang lebih nyaman dan mendukung waktu beristirahat.
Kesadaran inilah yang melatarbelakangi lahirnya Finetrus, UMKM perlengkapan rumah yang fokus menghadirkan produk bedding berkualitas. Didirikan oleh Sandi Purnama pada usia 23 tahun, Finetrus menjadi bagian dari kisah UMKM Shopee “Sukses Berkarya Sebelum 30” yang mengangkat semangat anak muda dalam menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Baca Juga:
Insentif Pajak Berakhir, Mulai 1 Januari 2026 Harga Mobil Listrik Ini Naik Puluhan Juta
Berangkat dari kepedulian terhadap kualitas tidur, Finetrus menawarkan beragam perlengkapan tidur, mulai dari sprei hingga sarung bantal, yang dirancang untuk menunjang kenyamanan sekaligus estetika ruang istirahat.
“Finetrus lahir dari keinginan sederhana saya, yakni menghadirkan produk bedding yang nyaman dipakai dan mudah dipadupadankan dengan berbagai gaya interior kamar tidur. Kami ingin setiap koleksi Finetrus selalu relevan dengan tren masa kini,” ujar Sandi Purnama, S.T., Founder Finetrus.
Menurutnya, bergabung dengan Shopee membuka peluang yang lebih luas bagi Finetrus untuk bertumbuh.
Baca Juga:
Konsumen Wajib Tau, Mulai 2026 Segini Besaran Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, BN
“Berbagai peluang yang disediakan oleh Shopee telah membuka banyak akses bagi UMKM untuk terus berkembang dan menghadirkan produk berkualitas,” tambahnya.
Dari Usaha Rumahan hingga Menjadi Pilihan Favorit Konsumen
Perjalanan Finetrus bermula dari langkah sederhana yang dilakukan Sandi semasa kuliah. Ia memasarkan sprei dan sarung bantal secara luring kepada teman-teman terdekat, lalu memperluas penjualan melalui pasar kaget di sekitar tempat tinggalnya. Dari pengalaman tersebut, Sandi memperoleh pemahaman langsung mengenai preferensi konsumen, mulai dari karakter bahan, pilihan warna, hingga standar kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari.