WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pengakuan mengejutkan model dan selebgram Ayu Aulia soal sosok bupati berinisial R yang disebut membuatnya kehilangan rahim langsung memicu gelombang spekulasi di media sosial.
Curahan hati itu disampaikan Ayu Aulia melalui unggahan di akun media sosial pribadinya pada Selasa (13/5/2026).
Baca Juga:
Kerap Dibully dan Fotonya Dijadikan Stiker, Pegawai Diskominfo Kukar Nekat Bakar Kantor
Dalam unggahannya, Ayu menyebut dirinya diduga mengalami tekanan untuk melakukan aborsi setelah menjalin hubungan dengan seorang kepala daerah aktif.
Di antara sejumlah bupati yang memiliki inisial R, warganet ramai mengaitkan tudingan tersebut dengan Roby Kurniawan.
Dugaan itu muncul setelah Ayu Aulia membagikan beberapa petunjuk yang dinilai mengarah kepada Bupati Bintan tersebut.
Baca Juga:
Sergey Brin Rogoh Rp1,8 Triliun demi Gagalkan Pajak Miliarder California, Apa yang Ditakutkan?
Salah satu petunjuk yang diunggah adalah kartu mahasiswa Ayu saat menempuh pendidikan di Universitas Bunda Mulia.
“Aku kuliah di sini, kamu di Trisakti waktu itu ya pak,” tulis Ayu Aulia.
Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar warganet yang menyebut nama Roby Kurniawan.
“@robykurniawanansar ini guys yang dimaksud,” tulis salah satu netizen.
Komentar serupa terus bermunculan di kolom komentar akun Instagram Ayu Aulia.
“Langsung aja tag orangnya @robykurniawanansar,” timpal netizen lainnya.
Melalui Instagram Story, Ayu Aulia kembali mengungkap ciri-ciri sosok bupati berinisial R yang disebut masih aktif menjabat untuk periode 2025-2030.
Ia juga menyebut bahwa sosok tersebut masih tergolong muda.
Petunjuk lain muncul saat Ayu merespons komentar netizen yang menyinggung wilayah Bintan.
“Lagi di Bintan kak? di Lagoi ya?,” tulis seorang netizen.
Komentar itu dijawab Ayu dengan kalimat yang semakin memicu spekulasi.
“Iya nih lagi main-main. Bupatinya ganteng nggak?” jawab Ayu Aulia.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Roby Kurniawan terkait spekulasi yang berkembang di media sosial tersebut.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]