Nah saat itu nilainya masih 1/10 dolar AS menjadi dime artinya sepuluh dalam bahasa Latin. Lalu 1/100 menjadi cent yang artinya seratus dalam bahasa Latin. Kala itu dolar AS masih berbentuk koin.
Pada 1862 dolar siap dicetak dengan warna hitam bagian depan dan hijau bagian belakang. Regulator juga mewarnai kertas dengan bahan kimia demi mencegah pemalsuan.
Baca Juga:
Mahasiswi Bali Jadi Korban Kecelakaan di AS, Biaya Pemulangan Jenazah Capai Rp180 Juta
Kini dolar AS adalah mata uang resmi AS dan digunakan di internasional sebagai kurs cadangan devisa di luar AS.
Kemudian penerbitan dolar AS ini dikontrol oleh Federal Reserve. Tak cuma di AS ada banyak negara yang menggunakan dolar AS sebagai mata uang mereka.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.