Dalam kepercayaan tertentu, seseorang yang gagal merapikan tempat tidurnya disebut lebih mudah mengalami tidur gelisah dan sulit beristirahat dengan nyaman.
Larangan membuka payung di dalam rumah ternyata juga bukan sekadar omelan orang tua semata.
Baca Juga:
Motor Inventaris TNI Dicuri di Simalungun, Satu Pelaku Dilumpuhkan
Tradisi itu sudah dikenal sejak zaman Mesir kuno karena membuka payung di dalam rumah dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap roh pelindung rumah.
Kepercayaan lain menyebut tindakan tersebut dapat mengundang kesialan bagi penghuni rumah.
Tanaman mati atau kering juga dianggap membawa energi negatif karena melambangkan kehidupan yang berhenti dan suasana rumah yang suram.
Baca Juga:
FOMO dan Overthinking Gegara Medsos? Waspada, Bisa Jadi Otak Sedang Kelelahan
Selain memunculkan kesan tidak terawat, tanaman layu disebut memengaruhi kenyamanan psikologis penghuni rumah.
Sementara itu, pajangan hewan awetan atau taxidermy juga kerap dikaitkan dengan aura buruk karena berhubungan langsung dengan kematian.
Pajangan kepala rusa atau hewan lain yang diawetkan disebut dapat membuat tamu merasa tidak nyaman ketika memasuki rumah.