WAHANANEWS.CO, Jakarta - Insiden mengejutkan terjadi di Sumatera Utara ketika seorang pegawai BUMD diduga dalam kondisi sakau di tengah acara resmi, memicu kemarahan Gubernur.
Peristiwa itu melibatkan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang menegur keras pegawai BUMD dalam sebuah kegiatan di Kantor KONI Sumut pada Jumat (10/4/2026).
Baca Juga:
Menkes Ungkap Anomali BPJS, Masih Ada Orang Kaya Terima Bantuan PBI
Kejadian tersebut berlangsung saat acara pemberian tali asih kepada atlet peraih medali SEA Games 2025, yang seharusnya menjadi momen apresiasi justru tercoreng oleh insiden tersebut.
Dibenarkan oleh Bobby, ia memang menegur pria yang diduga dalam kondisi sakau dan diketahui merupakan pegawai BUMD Sumatera Utara.
"Dia digaji pakai uang kita, dia itu pegawai kita, walaupun bukan langsung pegawai Pemerintah Provinsi, tapi BUMD, BUMD itu tetap uangnya dari Pemerintah Provinsi," kata Bobby di Kantor DPRD Sumut, Rabu (15/4/2026).
Baca Juga:
FBI-Polri Bongkar Jaringan Phishing Global, Nilai Penipuan Tembus Rp 342 Miliar
Ia menilai tindakan tersebut tidak dapat diterima, terutama karena pegawai tersebut digaji menggunakan anggaran daerah.
"Masa sudah digaji, beli narkoba, kan nggak cocok ya," ucapnya.
Insiden ini memicu keprihatinan karena terjadi di tengah suasana penghargaan terhadap atlet yang berprestasi.
Diungkapkan lebih lanjut, pegawai tersebut langsung diamankan oleh aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) setelah kejadian.
"Ya kan langsung diamanin sama BNN, itu yang kasih tahu saya Kepala BNN langsung, masa di atas kita lagi berprestasi di bawahnya (sakau)," tuturnya.
Informasi mengenai kondisi pegawai tersebut diperoleh Bobby dari Kepala BNN Sumatera Utara Brigjen Pol Tatar Nugroho.
Kasus ini kembali menyoroti persoalan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja serta pentingnya pengawasan terhadap aparatur yang dibiayai oleh uang negara.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]