WAHANANEWS.CO, Jakarta - Jagat media sosial mendadak heboh setelah kreator kuliner Bobon Santoso mengumumkan rencana pensiun dari YouTube sekaligus menjual kanal miliknya dengan nilai fantastis.
YouTuber yang identik dengan aksi masak porsi raksasa itu menyatakan siap melepas channel YouTube yang hampir menembus 18 juta pelanggan dengan banderol Rp 20 miliar.
Baca Juga:
YouTube Dilarang untuk Anak Usia di Bawah 16 Tahun, Pemerintah Australia Tegas Lindungi Generasi Muda
Pengumuman mengejutkan tersebut disampaikan langsung Bobon Santoso melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Kamis (5/2/2025).
“Tahun ini gw memutuskan untuk pensiun di platform YouTube, akun hampir 18 juta pelanggan mau gw jual Rp 20 miliar, semoga laku segera ya, kalo belum laku gw tar pertimbangkan lagi gimana, makasih,” tulis Bobon Santoso.
Nama Bobon Santoso selama ini dikenal luas sebagai salah satu kreator konten kuliner terbesar di Indonesia dengan ciri khas memasak dalam skala ekstrem.
Baca Juga:
Bobon Santoso dan Bobby Nasution Masak 200 Kg Ayam di Danau Toba, Ribuan Warga Serbu Parapat
Konten-kontennya kerap menampilkan olahan daging berukuran raksasa hingga aksi memasak di ruang terbuka dengan konsep masif yang jarang dilakukan kreator lain.
Gaya unik tersebut membuat kanal YouTube Bobon tumbuh pesat dengan deretan video yang menembus jutaan penonton dan berulang kali masuk daftar trending.
Tak heran, kanal tersebut kini masuk jajaran akun kuliner dengan jumlah pelanggan terbanyak di Tanah Air.
Fenomena penjualan kanal YouTube sendiri bukan hal baru di kalangan kreator Indonesia.
Sebelumnya, Farida Nurhan juga mengumumkan akan meninggalkan YouTube dan melepas kanalnya yang telah dikelola sejak 2017.
Akun Farida Nurhan yang memiliki sekitar 5,3 juta pelanggan disebut-sebut ditawarkan dengan harga Rp 10 miliar.
Kreator yang akrab disapa Omay itu bahkan menyatakan akan mengalihkan fokus ke platform TikTok.
Meski telah mengumumkan harga jual, Bobon Santoso belum mengungkap mekanisme detail terkait penjualan kanal YouTube miliknya.
Ia belum menjelaskan apakah penawaran dilakukan secara terbuka, melalui perantara tertentu, atau hanya sebatas wacana.
Bobon juga belum membeberkan alasan spesifik di balik keputusannya untuk pensiun dari platform yang membesarkan namanya tersebut.
Hingga kini, belum ada kepastian apakah kanal YouTube Bobon Santoso benar-benar akan dilepas sepenuhnya atau hanya dialihkan pengelolaannya.
Sebagai catatan, kebijakan YouTube pada dasarnya membatasi praktik jual beli akun karena menyangkut aspek kepemilikan, keamanan, dan verifikasi kanal.
Pengalihan kanal biasanya harus mengikuti aturan resmi yang ditetapkan oleh platform.
Unggahan Bobon Santoso pun langsung memicu beragam reaksi dari warganet.
Sebagian mengaku terkejut dengan nilai penawaran yang dipasang, sementara lainnya menduga langkah tersebut hanya strategi konten atau eksperimen sosial.
Tak sedikit pula yang menilai harga Rp 20 miliar terlalu tinggi, meski jumlah pelanggan kanal Bobon tergolong sangat besar.
Sampai berita ini ditulis, Bobon Santoso belum memberikan pernyataan lanjutan terkait kelanjutan rencana pensiun maupun penjualan kanal YouTube miliknya.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]