Nilai budaya tersebut telah diwariskan secara turun-temurun sejak usia dini.
Sejak kecil, banyak anak Rusia diajarkan bahwa senyum yang tidak memiliki alasan jelas bukanlah sesuatu yang perlu ditunjukkan kepada orang lain.
Baca Juga:
Tak Lagi Sekadar Murah, Konsumen Cari Furniture Berkualitas dan Awet
Kondisi itu membuat sebagian wisatawan asing menilai warga Rusia kurang ramah dibanding masyarakat dari negara lain.
Tak sedikit turis yang merasa sungkan untuk sekadar bertanya atau meminta bantuan kepada warga lokal karena ekspresi wajah mereka yang cenderung datar.
Jerman juga masuk dalam daftar negara yang dikenal tidak terlalu ekspresif dalam menunjukkan senyum.
Baca Juga:
SPI Desak RUU HPI Segera Disahkan, Saatnya Indonesia Tinggalkan Warisan Hukum Kolonial
Mengutip DW, masyarakat Jerman umumnya tidak menganggap senyum sebagai bagian penting dari interaksi sosial sehari-hari.
Fenomena tersebut bahkan kerap menjadi perhatian para akademisi asing yang bekerja di negara itu.
Mahasiswa Jerman sering dianggap kurang ramah oleh dosen-dosen dari luar negeri, terutama yang berasal dari Amerika Serikat.