Akhirnya, nasi minyak menjadi nama populer untuk kuliner ini.
Perpaduan makanan Arab dan China
Baca Juga:
Tembus 140 Dollar AS di Tengah Krisis Pasokan, Dunia Berebut Minyak Siap Kirim
Sementara itu, Yuyun Febriyanti dari Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo dalam jurnal Nasi Minyak, A Product Of Arabian Culinary Heritage, As A Gastronomy Tourism In Palembang City menuliskan, nasi minyak berasal dari perpaduan makanan Arab dan China.
Letak Palembang yang strategis membuat banyak pedagang asal Arab dan China tinggal dan berketurunan di sana.
Hal ini yang membuat muncullah nasi minyak yang menggunakan rempah-rempah khas Timur Tengah.
Baca Juga:
Gencatan Senjata AS-Iran Picu Harga Minyak Dunia Anjlok Hingga 17 Persen
Rempah yang digunakan, antara lain ketumbar, jahe, jintan, kayu manis, bunga lawang, cengkeh, kapulaga, serai, dan pala.
Benarkah dibuat dengan minyak?
Dijelaskannya ada dua jenis nasi minyak.