WahanaNews.co | Belakangan kasus turbulensi di Indonesia kian marak. Bahkan diprediksi turbulensi jadi lebih sering terjadi seiring meningkatnya suhu global.
Dilansir USA Today, Minggu (11/6/2023), menurut para pakar, turbulensi akan semakin memburuk dan tren ini kemungkinan akan terus berlanjut akibat perubahan iklim.
Baca Juga:
Lupa Punya Pesawat, Air India Kaget Saat Boeing 737 Tua Ditemukan di Bandara Kolkata
Lalu, apakah penyebab turbulensi?
Turbulensi sendiri terbagi atas beberapa jenis, serta beberapa alasan terjadinya, berikut ini pembagiannya:
● Mountain wave turbulence, seperti namanya, terjadi ketika angin menghantam gunung.
Baca Juga:
Terbang Tanpa Cemas, Ini Maskapai Paling Aman di Dunia Versi 2026
Itulah sebabnya mengapa sering terjadi guncangan saat terbang melintasi pegunungan.
● Convective Turbulence, umumnya dikaitkan dengan badai dan disebabkan oleh udara hangat yang naik.
●Clear air turbulence, dapat disebabkan oleh sejumlah faktor dan umumnya lebih sulit diprediksi dari dua jenis lainnya.